Catatan Energi Jotrii

Pada awalnya, tujuan saya Ngeblog hanya untuk menyimpan data,catatan harian, tugas kuliah dan file file lain yang bisa saya ambil di manapun , kapanpun karena saat itu saya belum punya Laptop. Komputer Kantor dan Warnet jadi Andalan saya untuk kerja.

Sekarang, dari Hobi Ngeblogger ini saya bisa dapat penghasilan tambahan. Alhamdulillah.

Kalo Tulisan Tulisan saya ada yang bermanfaat boleh dipraktikan, dibagikan. Kalo nggak ada skip aja. Simple.

Kritik dan saran Hubungi nomor WA 081337950735

Sabtu, 01 Agustus 2009

Universitas Abadi

Kita mengetahui bahwa api itu panas,membakar,melukai dan menyakitkan setelah kita merasakan sengatan panasnya.Kita tahu betapa pentingnya kejujuran ketika telah kehilangan kepercayaan.Sakitnya dikhianati manakala kesetiaan sudah tidak diperjuangkan.Bagaiamana ketidakadailan melukai mereka yang tidak mendapatkan haknya.Keangkuhan,kesombongan yang menghantarkan pada kehancuran .Tidak tenangnya hati karena banyak hal yang dilakukan bertentangan dengan kebenaran hakiki.Ada yang benar – benar memahami bagaimana kehidupan mengajarkan kita banyak hal.Lebih dari sekedar arti baik dan buruk serta bagaimana menyikapi permasalahan hidup.

Contoh nyata dari sahabat baik saya.Beliau seorang aparat penegak hukum yang bisa dibilang “sok bersih”.Berbagai permasalahan dalam lingkup kerjaanya selalu dapat diselesaikan dengan tanpa yang namanya KKN.Ketika saya tanya kenapa begitu “sok bersih”?.Beliau menjelaskan bahwa dalam posisi saat itu beliau adalah seorang imam.Imam adalah pemimpin.Pemimpin yang harus mempertanggung jawabkan kepemimpinanya bukan hanya pada atasanya ,tetapi yang lebih utama adalah tanggung jawab kepada Tuhan.Akan di bawa kemana lari anak buahnya kelak?.Seorang pemimpin harus bertanggug jawab penuh atas apa yang akan menjadi kebijakanya.Beliau tidak menghendaki tidur dengan perasan gundah gulana,gelisah,cemas,was- was ,merasa bersalah dan sebagainya yang bersumber dari hal – hal yang sudah jelas haram(baca :dosa) menurut agama salah menurut hukum,dan bertentangan dengan kebenaran hakiki dari hati nurani.

“saya tidak akan memberkan nafkah haram kepada anak dan istri saya”

Bukan profesor,atau dosen guru terbaik ,melainkan experience is the best teacher ,pengalaman adalah guru terbaik.Guru yang tidak banyak memberikan argumnentasi ,tetapi sangat banyak memberikan tugas dan praktik langsung .Universitas yang tidak pernah libur,tetapi ujian senatiasa bergilir. Memberikan gelar alami kepada siswanya.Gelar ,orang baik,orang jahat,orang budiman ,orang pelit,orang ini dan orang itu.Yang ada hanya ujian dan ujain yang hasil ujianya akan meberikan titel kepada siswanya.Baik maupun buruk,banar atau salah.Kehidupan memberikan kita nusansa bening dalam berpikir.Mulai dari kesalahan masa lalu yang akan memeberikan gambaran masa depan.

Kita semua adalah siswa dari universitas abadi ini.Mungkin gelar baik atau gelar buruk yang menempel pada pribadi kita. Semoga kita bisa menjadi siswa yang baik dan mendapatkan gelar yang baik pula.Amien.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggakan Pesan, Kritik dan saran ya..