Catatan Energi Jotrii

Pada awalnya, tujuan saya Ngeblog hanya untuk menyimpan data,catatan harian, tugas kuliah dan file file lain yang bisa saya ambil di manapun , kapanpun karena saat itu saya belum punya Laptop. Komputer Kantor dan Warnet jadi Andalan saya untuk kerja.

Sekarang, dari Hobi Ngeblogger ini saya bisa dapat penghasilan tambahan. Alhamdulillah.

Kalo Tulisan Tulisan saya ada yang bermanfaat boleh dipraktikan, dibagikan. Kalo nggak ada skip aja. Simple.

Kritik dan saran Hubungi nomor WA 081337950735

Jumat, 11 September 2009

Tirai Itu Bernama Kematian

Tirai Itu Bernama Kematian

Tidak bisa dipungkiri,dunia ini terlalu manis lagi indah sehingga banyak manusia yang terhanyut di dalamnya.Ada sebagian dari saudara kita yang bangun dan sadar dari kelalainya akan akhirat dan ada pula yang terlanjur jauh parah meninggalkan Tuhan.Semoga kita termasuk ke dalam orang – orang yang diberi petunjuk.

Kematian ,yang kebanyakan dari kita melalaikanya bahkan lupa ,senantiasa mengintai dan siap menjemput .Tanpa kita tahu pasti kapan dan dimana.Itulah kuasa Tuhan.Rahaisa Tuhan yang Maha Kuasa .

Bukan berarti kita harus pasif menuggu dating kematian. Melainkan sebagai mahluk Tuhan yang beriman kepada hari akhir ,kita harus aktif menyiapkan bekal yang akan kita bawa setelah kita mati.

Amal,ilmu yang bermanfaat dan do’a anak yang soleh diantaran merupakan bekal yang tidak akan hilang ketika kita mati.Pahalanya akan kekal menemani di akhirat nanti.

Amal.Satu kata kerja yang luas maknanya.Tidak akan habis satu jilid kitabmenerangkan yang disebut dengan amal.Amal baik tentunya.Seperti apa amal yang baik itu.Amal yang baik adalah amal yang sesui dengan hati nuranai,dan menjadikan seseorang yang melakukan amal tersebut menjadi tenang hati,damai jiwa dan bahagia.Bgaimana perasaan Anda ketika melakukan suatu kebaikan kepada seseorang?ya,itulah amal yang baik.Menyegarkan hati dan jiwa orang yang melakukanya.

Dunia dan akhirat harus seimbang tentunya.Dalam sebuah ayat Al Qur’an Allah menjelaskan “Sholatlah kamu seolah kamu akan mati besok,dan carilah rezeki Allah di muka bumi seakan – akan kamu hidup selamanya”

Saya rasa ayat di atas sudah sangat jelas ,bhwasanya kita tidak diperkenankan untuk focus pada dunia saja atau akhirat saja.Melainkan keduanya harus berjaln beriringan.

Saudaraku,tiarai itu bernama kematian.Tapi bukan berarti kita pasif menunggu mati melainkan kita harus aktif menyiapkan bekal menuju padanya.

Semoga kita termasuk dalam orang – orang yang diberikan petunjuk,Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggakan Pesan, Kritik dan saran ya..