Catatan Energi Jotrii

Pada awalnya, tujuan saya Ngeblog hanya untuk menyimpan data,catatan harian, tugas kuliah dan file file lain yang bisa saya ambil di manapun , kapanpun karena saat itu saya belum punya Laptop. Komputer Kantor dan Warnet jadi Andalan saya untuk kerja.

Sekarang, dari Hobi Ngeblogger ini saya bisa dapat penghasilan tambahan. Alhamdulillah.

Kalo Tulisan Tulisan saya ada yang bermanfaat boleh dipraktikan, dibagikan. Kalo nggak ada skip aja. Simple.

Kritik dan saran Hubungi nomor WA 081337950735

Rabu, 25 November 2009

Secangkir Kopi"PTI"

Jenis sitem bilangan

Ada empat jenis sistem bilangan yaitu,

1.Sistem bilangan biner (binary numbering system)
2.Sistem bilangan octal (octenary numbering system)
3.Sistem bilangan desimal (decimal numbering system)
4.Sistem bilangan heksa desimal (kexadecimal numbering system)

Setipa bilangan pada suatu sistem bilangan dapat dikonversikan (diubah /disamakan ) ke dalam sistem bilanagn yang lain.

For ex:
Desimal Octal Hexa Klbbiner
0 0 0 0000
1 1 1 0001
2 2 2 0010
3 3 3 0011
4 4 4 0100
5 5 5 0101
6 6 6 0110
7 7 7 0111
8 8 8 1000
Dan seterusnya.

Dari desimal ke biner ,octal dan hexa
Bilangan desimal berbasis 10 dengan digit:1,2,3,4,5,6,7,8,9.

Konversi dari bilnagan desimal ke biner dengan cara membagi bilangan desimal dengan basis bilanagn masing – masing sehingga :

Sisa akhir <_ basis tidak dibagi lagi.

Bilangan sisa pembagian diambil dari bawah ke atas.

For ex: tentukan bilangan desimal 120 dalam bilangan biner.

120 : 2 = 60 sisa = 0
60 : 2 = 30 sisa = 0
30 : 2 = 15 sisa =0
15 : 2 = 7 sisa = 1
7 : 2 = 3 sisa = 1
3 : 2 = 1 sisa 1
1 : 2 = 0 sisa 1

Maka,bilngan biner dari 120 adalah “1111000”
Begitu sebaliknya dalam konversi bilangan biner ke desimal.

Latihan :

Tentukan nilai bilangan desimal.
1.1 1 0 1 1 0 1 1
2.0 0 1 0 1 0 1 1
3.1 0 0 0 1 0 0 0
4.0 1 0 1 0 1 0 1
5.0 0 1 1 0 0 1 1
6.1 0 1 0 1 0 1 0
7.1 0 0 0 0 0 0 1
8.0 0 0 1 0 0 1 1
9.1 0 0 0 0 0 0 0
10.1 0 0 1 0 0 0 1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggakan Pesan, Kritik dan saran ya..