Catatan Energi Jotrii

Pada awalnya, tujuan saya Ngeblog hanya untuk menyimpan data,catatan harian, tugas kuliah dan file file lain yang bisa saya ambil di manapun , kapanpun karena saat itu saya belum punya Laptop. Komputer Kantor dan Warnet jadi Andalan saya untuk kerja.

Sekarang, dari Hobi Ngeblogger ini saya bisa dapat penghasilan tambahan. Alhamdulillah.

Kalo Tulisan Tulisan saya ada yang bermanfaat boleh dipraktikan, dibagikan. Kalo nggak ada skip aja. Simple.

Kritik dan saran Hubungi nomor WA 081337950735

Jumat, 12 Februari 2010

गुरिता कम्पुस "सेबुः"अनालोगी सेबुः पेमिकिरण"

Gurita Kampus “Analogi Sebuah Pemikiran “

Pemikir tetaplah seorang pemikir ,yang menghayatai benar kekuatan Tuhan yang menyertai sifat dalam kehidupanya.Pemikir adalah anak zaman yang terbagi dalam kelompok – kelompok yang tak terstruktur dan kelompok otodidak.Yang terstruktur kerap kali menemui muara yang “gaol” dan terlihat jelas dalam penerapanya atau implemetasinya dalam kehidupan nyata.Kebanyakan malah tak terbaca.Sedangkan yang otodidak memang kurang memamahi arti penting sebuah keteraturan sistem .Alhasil,hanya dalam wadah – wadah yang akan dilihat dengan berbagai paradigma dan sudut pandang .

Jangan melupakan yang kecil,karena ia akan menjadi besar bahkan sangat besar apabila telah sampai pada titik klimasknya.Proses mamang sangat panjang ,dan wajib menemukan kendala - - kendala dalam pencapainya.Bagamana dengan penerapan disiplin ilmu pengetahuan ?

SISTEM ,begitu kata yang tepat dan sering menjadi bahasan pokok dengan pola yang berbeda.Kenndali yang baik merupakan aktulasasi dari sistem yang komprehensif.Untuk lebih bermajas hiperbola dan merangsang motivasi maka di tamabahkan lagi dengan kata efisien,efekti,akuntabilitas dan kompetetif.Petanyaanya adalah bagaimana menerapkan sistem yang ‘baik’ sehingga menjadi tepat guna ?

Pemikiran tetap saja pada aktifitas meraba raba dalam kegelapan ,entah nanti akan bermuara pada yang baik atau malah pengakuan suatu karya dengan cara mencuri ,karena yang empunya ‘bodoh’.

Bagaimana dengan penilaian yang objektif?ya,untuk karakter tertentu bisa diterapkan.Lalu bagaimana dengan penilaian yang subjektif?Saya hanya akan mengatakan “Saya rasa Anda perlu ke lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Pemikiran yang lahir dari banyak sebab,bisa menjadi gurita yang sewaktu – waktu akan menenggelamkan kapal besar yang tengah berlayar di samudra nan luas.
Bukankah Tuhan Maha Perkasa ?Bukankah Tuhan yang menguasai Masa?

Akhrinya semoga apapun pemikiran itu ,tidak menjadikan kita lupa diri bahwa Tuhan adalah tempat bermuara segala sesuatu .Semoga Tuhan senantiasa meberikan kita kemudahan dan jalan yang lurus lagi terang dalam kehidupan kita semua,Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggakan Pesan, Kritik dan saran ya..