Catatan Energi Jotrii

Pada awalnya, tujuan saya Ngeblog hanya untuk menyimpan data,catatan harian, tugas kuliah dan file file lain yang bisa saya ambil di manapun , kapanpun karena saat itu saya belum punya Laptop. Komputer Kantor dan Warnet jadi Andalan saya untuk kerja.

Sekarang, dari Hobi Ngeblogger ini saya bisa dapat penghasilan tambahan. Alhamdulillah.

Kalo Tulisan Tulisan saya ada yang bermanfaat boleh dipraktikan, dibagikan. Kalo nggak ada skip aja. Simple.

Kritik dan saran Hubungi nomor WA 081337950735

Kamis, 09 September 2010

Makna Idul Fitri

"Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan". (QS. Ali- Imran : 134).

Senandung Takbir,Tahmid,Tasbih dan Tahlil terdengar di seantero jagad.Pertanda bahwa Ramadhan telah usai,dan syawal telah datang .Ramadhan telah berlalu ,bukan berarti semangat dan jiwanya juga ikut berlalu .Tapi,senantiasa ada dalam jiwa kita.Amin.
Idul Fitri sudah di depan mata.Idul fitri merupakan momentum terbaik bagi setiap manusia untuk kembali ke fitrahnya sebagai makhluk yang suci dan terampuni dosanya. Idul Fitri berarti kembali kepada naluri kemanusiaan yang murni.
Setelah satu bulan lamanya kita di tempa menahan segala hawa nafsu,memberikan hak – hak jiwa dan raga secara adil,kini saatnya kita dituntut untuk menjadi jiwa yang baru.Seperti bayi yang baru lahir,kertas putih yang belum ternodai. kita senantiasa harus tetap berusaha unutk merujuk pada kebanaran yang hakiki di sisi Alla swt.
Manusia adalah mahluk individu dan mahluk sosial(zoonpoliticon,red).Sebagai mahluk individu ,kita harus mampu memberikan hak - hak kepada seluruh aspek khidupan kita yang menjadikan hati,jiwa dan raga tenang dan damai .Tentunya dengan meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah swt.Sebagai mahluk sisial pun kita tak lepas dari perkara yang berubungan dengan banyak orang dan lingkungan .Selalu ada salah sikap dan ucap.Saling memaafkan,apa lagi dalam momen yang Fitri ini ,tentunya akan menjadikan hati ,jiwa dan raga kita lebih baik dan lebih baik lagi.

Setidaknya ada tiga sikap yang harus kita punyai ketika merayakn Idul Fitri.
1. Rasa penuh harap kepada AllahSWT (Raja’). Harap akan diampuni dosa-dosa yang berlalu. Janji Allah SWT akan ampunan itu sebagai buah dari “kerja keras” sebulan lamanya menahan hawa nafsu dengan berpuasa.
2. Melakukan evaluasi diri pada ibadah puasa yang telah dikerjakan secara raga dan harfiah.Sudah mampukah kita menahan diri dan sifat dan perbuatan tercela? Nabi SAW yang mengatakan : “Banyak sekali orang yang berpuasa, yang hanya puasanya sekedar menahan lapar dan dahaga“.
3. Mempertahankan nilai kesucian yang baru saja diraih. Tidak kehilangan semangat dalam ibadah karena lewatnya bulan Ramadhan, karena predikat taqwa senantiasa berkelanjutan hingga akhir hayat. Firman Allah SWT: “Hai orang yang beriman, bertagwalah kepada Allah sebenar-benar taqwa kepada-Nya dan janganlah sekali-kati kamu mati melainkan dalam keadaan ber-agama Islam ” (QS. Ali Imran: 102).

Terakhir,saya mengingatkan diri saya sendiri beserta keluarga,semoga kita semua senantiasa diberikan kekuatan untuk selalu meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah swt .
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H,Mohon Maaf Lahir dan Batin,Semoga kita semua kembali pada kesucian hati,jiwa untuk menjalani kehidupan selanjutnya.Amin(JORIIN Sekeluarga)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggakan Pesan, Kritik dan saran ya..