Catatan Energi Jotrii

Pada awalnya, tujuan saya Ngeblog hanya untuk menyimpan data,catatan harian, tugas kuliah dan file file lain yang bisa saya ambil di manapun , kapanpun karena saat itu saya belum punya Laptop. Komputer Kantor dan Warnet jadi Andalan saya untuk kerja.

Sekarang, dari Hobi Ngeblogger ini saya bisa dapat penghasilan tambahan. Alhamdulillah.

Kalo Tulisan Tulisan saya ada yang bermanfaat boleh dipraktikan, dibagikan. Kalo nggak ada skip aja. Simple.

Kritik dan saran Hubungi nomor WA 081337950735

Jumat, 16 Februari 2018

7 Kesalahan Emak Emak Jago Jualan

Bismillah,

Hay Emak, apa kabar?  Semoga semakin sehat bahagia berkelimpahan sejahtera dan mulia ya, Aamiiin

Yang namanya bisnis, pasti ada pasang surut. Pasti ada kesalahan. Jangan baperan, mental musti kuat dan besarin impianya Emak.

Setidaknya ada 7 kesalahan yang dilakukan oleh Emak Emak yang gagal ( baca: belajar)  jago jualan dan mengembangkan bisnisnya

Pertama,  Saya sibuk, apalagi belajar begituan

Pernah mikir gitu?  Ini fatal. Kenapa, karena semua bermula dari pikiran. Kalo mau berkembang musti dengan sadar belajar dan terus meningkatkan kapasitas diri Emak.

Doanya ingin omset naik, team bisnis bertambah dan solid, tapi ngeluh dengan banyaknya masalah. Ya, kita besar dan bertumbuh diproses Emak. Jadi, musti memantaskan diri dan bertahan dengan prosesnya. Terus belajar hal hal teknis dan non teknis. Seperti di kelas Android Mentoring LSO yang akan kembali dibuka tanggal 23 Februari di sini >>

Kedua, Malas Ngiklan

Wow, bangun Emak!  He he..

Sekarang Facebook Multi akun. Kalo Emak udah bisa maksimal menggunakan facebook personal alias organik untuk beriklan, saatnya pake yang an organik yakni facebook ads. Siap?

Jangan pelit pelit jangan males males untuk ngiklan. Iya, ngiklan. Bangun kedekatan dan datangkan traffic setiap hari. Jangan cepat puas, artinya semangat berbagi dan membantu lebih banyak orang musti ditingkatkan. Caranya?  Ya ngiklan. Baik soft maupun convert. Ini akan dipelajari di Kelas Mentoring LSO

Ketiga, Baperan

Ini dia. Emak emak paling doyan baperan. Bisnis itu bicara data, bukan rasa Emak, he he..

Dapat komplain dari pelanggan, marah marah, dimaki maki, eh... Malah mengurung diri sambil nangis nangis menyendiri. Ayo, bangkit. Semangat!  Cari pencerahan, inspirasi dan suntikan semangat berapi api. Siap?

Mental kita musti kuat Emak. Demi masa depan anak anak kita. Kita, he he...

Artinya, jangan baperan deh.. Ngga ada ujian melebihi batas kemampuan. Siap?

Keempat, Nggak izin dan nggak sehati dengan suami

Nah, ini juga paling fatal Emak. Ada hal hal non teknis yang mempengaruhi teknis. Emak udah jago teknis, tapi kok masih ngadat ngadat omsetnya. Ada rasa yang ngganjel dalam benak, bisa jadi nggak izin dan nggak diridhoi suami. Coba cek Emak!

Izin dan ridho suami ini amat sangat penting ting ting ting... Banget. Iya, bangett. Ciyus.

Suami yang bijak, biasanya akan mendukung asalkan Emak pinter bagi bagi waktu.Setuju?

Gimana kalo suami belum sehati dengan kita?

Berilah pengertian, bicarakan baik baik dan cari waktu yang tepat. Jangan pake ngambek ngambek ya...

Saya percaya Emak orang yang bijaksana dan bisa mengkomunikasikan dengan pasangan sehingga izin, ridho dan berkah suami akan selalu menyertai. Aamiin

Kelima, Emak Emak Moody

Aduh, repot deh kalo udah urusan mood. Jaga mood tetep baik, positif itu memang butuh perjuangan.

Kalo udah dapet konsumen rempong, team amburadul, keuangan kacau, anak nangis, suami kesel, komplen pelanggan, dan lain sebagainya. Hmm, bakal repot ni urusan. Kalo ngga bener bener di jaga moodnya.

Emak, kalo ngga mau mumet, ngga mau repot ya jangan jualan, jangan bisnis. Duduk manis aja nonton tv sambil nunggu gaijan suami. He he...

Kembali ke Mood. Saran saya seh, jaga wudhu dan perbanyak istighfar. Jadi, setiap kali ada hal hal yang kurang baik, Insha Allah Emak bisa tetap positif. Siap?

Keenam, Energi Negatif

Ini kebiasaan Emak Emak, yakni NGEGOSIP. INGAT! ngogosip itu dilarang agama loh. Seperti makan bangkai saudaranya. Naudzubillah...

" Energi dalam alam semesta bersifat tetap sehingga menjadikanya disebut sebagai KEKEKALAN ENERGI.Semua energi yang ada tidak dapat dimusnahkan dan hanya dapat diubah menjadi bentuk lainya"

Emosi yang kita keluarkan juga energi loh Emak. Hati hati kalau sedang merasa dikendalikan energi negatif. Secapatnya wudhu dan istigfar, setelah itu lanjut melayani konsumen, jawab chat, membimbing mitra dll. Intinya, jaga energi bahagia dan energi postif.

Kontrol apa yang didenger, apa yang dilihat dan lingkungan pergaulan ya Emak. Siap?

Terakhir, Ketujuh
Sering Terpengaruh Omongan Orang

Pernah denger omongan sepert ini:

-Kamu ngga bakal sukses, wanita itu tugasnya cuma di kasur, sumur dan dapur
-ngga usah banyak mimpi deh, santai aja di rumah urus anak dan suami

Sakitnya tuh disini... He he..

Emak emak sisi emosi memang lebih dominan. Jadi, ketika dapat kalimat atau omongan yang melemahkan kerap jadi pikiran. Betul?

Sederhana aja Emak, nggak usah mikirin omongan orang lain. Toh yang ngasih rizki bukan mereka. Tapi, Allah swt. Bener?  Jadikan cemoohan mereka menjadi " pupuk" untuk menyuburkan geloran semangat dan impian Emak.
Fokus saja, Belajar, Praktik, Ajarkan ke Team Bisnis. Saya percaya Emak akan sukses!

Sekian dari saya, semoga bermanfaat

Siap siap tanggal 23 Ikuti Kelas Android Mentoring LSO di sini >>

Salam Hangat
Joko Triyono alias IG @Jotrii

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggakan Pesan, Kritik dan saran ya..