Catatan Energi Jotrii

Pada awalnya, tujuan saya Ngeblog hanya untuk menyimpan data,catatan harian, tugas kuliah dan file file lain yang bisa saya ambil di manapun , kapanpun karena saat itu saya belum punya Laptop. Komputer Kantor dan Warnet jadi Andalan saya untuk kerja.

Sekarang, dari Hobi Ngeblogger ini saya bisa dapat penghasilan tambahan. Alhamdulillah.

Kalo Tulisan Tulisan saya ada yang bermanfaat boleh dipraktikan, dibagikan. Kalo nggak ada skip aja. Simple.

Kritik dan saran Hubungi nomor WA 081337950735

Rabu, 26 Februari 2020

Tiga Jenis Keuntungan Yang Menghidupkan Kehidupan

Tiga Jenis Keuntungan Yang Menghidupkan Kehidupan 

Bismillah...

"Mungkin kau belum menabung banyak uang dalam hidup. Tapi,kalau kau bisa menyelamatkan orang lain Dari sakit hati,kau adalah orang yang cukup kaya" Seth Parker

Untung. Siapa yang nggak mau?
Apalagi para pedagang dan usahawan.

Sebenarnya,apa sih yang dinamakan Untung? Keuntungan? Peruntungan? Keberuntungan ?

Apakah jika  sesuatu yang disebut "Untung" itu bisa dicapai bahkan dilampaui,bisa bikin Kita hidup Kita lebih bahagia? 

Perjalanan hidup saya cukup panjang merantau di daerah Timur Indonesia. Mulai dari Pulau Dewata,Pulau Seribu Masjid,Sampai Tanah Injil ,Papua dan melihat hiruk pikuk orang orang membicarakan tentang keuntungan.

Mereka mencari untung dan menjawab pertanyaan "Apa yang aku dapat jika melakukan itu dan ini?" 

Normal,manusia kok.
Sebaliknya,yang nggak punya harapan,nggak nyari nyari keuntungan bisa jadi bukan manusia.

Hemat saya,keuntungan ada tiga jenisnya, yaitu :

Pertama, Keuntungan yang bisa diukur dengan angka. Ini jelas,apalagi bagi pedagang dan pebisnis. Harga jual - Harga Beli : Keuntungan. Beres! 

Apakah ini selalu jadi prioritas ?

Kedua,Keuntungan Self Development
Artinya keuntungan yang mempunyai dampak mendalam kepada diri Kita sebagai manusia.

Contoh,dengan melakukan sesuatu hal atas umpan balik yang didapatkan,Kita menjadi pribadi yang lebih sabar.


Ketiga, Keuntungan Impact Sosial.
Aristoteles bilang bahwa Kita adalah mahluk Zoon Politicon,bener ? 
Artinya, mahluk Individu dan mahluk sosial.

Nggak bisa Kita hidup sendirian. Bisa sih,tapi nggak bakal lebih lama kalo Kita hidup bersosial.

Pertanyaanya adalah apakah ada hal hal yang setiap hari bisa  Kita lakukan dan berdampak Positif kepada lingkungan sosial Kita ?
Jika ada,bagaimana perasaan Anda setelah melakukan hal baik berdampak sosial tersebut?

Mana yang lebih sering Anda dapatkan? Jenis keuntungan pertama,kedua,ketiga? atau ketiga tiganya dalam satu waktu yang sama?

Apakah setiap hari Kita sudah merasa selalu untung bahkan sangat berutung ?

Semua manusia sepakat, meskipun secara tidak tertulis, bahwa target mereka dalam setiap usaha yang mereka lakukan adalah meraih kesuksesan, mendapat untung dan terhindar dari kerugiaan.

Ironisnya, kebanyakan manusia hanya menerapkan hal ini dalam usaha dan urusan yang bersifat duniawi belaka, sedangkan untuk urusan akhirat mereka hanya merasa cukup dengan ‘hasil’ yang pas-pasan dan seadanya. Ini merupakan refleksi dari kuatnya dominasi hawa nafsu dan kecintaan terhadapa dunia dalam diri mereka.

Allah Subhanahu wa Ta’ala mengisyaratkan keadaan mayoritas manusia ini dalam firman-Nya,

يَعْلَمُونَ ظَاهِرًا مِنَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ عَنِ الآخِرَةِ هُمْ غَافِلُونَ

“Mereka hanya mengetahui yang lahir (nampak) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.” (QS. ar-Ruum: 7).

Allah Subhanahu wa Ta’ala menamakan amalan-amalan shalih, lahir dan batin, yang disyariatkan-Nya untuk mencapai keridhaan-Nya dan meraih balasan kebaikan yang kekal di akhirat nanti sebagai “tijaarah” (perniagaan) dalam banyak ayat al-Qur’an.

Ini menunjukkan bahwa orang yang menyibukkan diri dengan hal tersebut berarti dia telah melakukan ‘perniagaan’ bersama Allah Ta’ala, sebagaimana orang yang mengambil bagian terbesar dari perniagaan tersebut maka dialah yang paling berpeluang mendapatkan keuntungan yang besar.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَى تِجَارَةٍ تُنْجِيكُمْ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ. تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ. يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَيُدْخِلْكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

“Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan-Nya dengan harta dan jiwamu, itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahuinya. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di surga ‘Adn. Itulah keberuntungan yang besar.” (QS. ash-Shaff: 10-12).

Imam asy-Syaukani berkata, “Allah menjadikan amalan-amalan (shalih) tersebut kedudukannya seperti ‘perniagaan’, karena orang-orang yang melakukannya akan meraih keuntungan (besar) sebagaimana mereka meraih keuntungan dalam perniagaan (duniawi), keuntungan (besar) itu adalah masuknya mereka ke dalam surga dan selamat dari (siksa) neraka.” (Kitab Fathul Qadiir, 5/311).

Inilah ‘perniagaan’ yang paling agung, karena menghasilkan keuntungan yang paling besar dan kekal abadi selamanya, inilah ‘perniagaan’ yang dengannya akan diraih semua harapan kebaikan dan terhindar dari semua keburukan yang ditakutkan, inilah perniagaan yang jelas lebih mulia dan lebih besar keuntungannya daripada perdagangan duniawi yang dikejar oleh mayoritas manusia. (Lihat kitab Tafsir Ibnu Katsir, 4/463).


Semoga Kita semakin Taqwa
Bismillahirrohmanirrohim

Semoga semakin kuat sehat bahagia berkelimpahan sejahtera dan mulia...
Sukses Dunia & Akhirat...

Aamiin Ya Mujib 
Aamiin Ya Robal Alamin 

Maha Besar Allah swt yang Maha Kaya, Adil & Bijaksana

Salam Hangat Penuh Cinta Kasih
Jotrii

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggakan Pesan, Kritik dan saran ya..