Catatan Energi Jotrii

Pada awalnya, tujuan saya Ngeblog hanya untuk menyimpan data,catatan harian, tugas kuliah dan file file lain yang bisa saya ambil di manapun , kapanpun karena saat itu saya belum punya Laptop. Komputer Kantor dan Warnet jadi Andalan saya untuk kerja.

Sekarang, dari Hobi Ngeblogger ini saya bisa dapat penghasilan tambahan. Alhamdulillah.

Kalo Tulisan Tulisan saya ada yang bermanfaat boleh dipraktikan, dibagikan. Kalo nggak ada skip aja. Simple.

Kritik dan saran Hubungi nomor WA 081337950735

Minggu, 01 Maret 2020

Catatan Tentang Adab dan Ilmu

Ada Keberhasilan dan Pembelajaran Apa Hari ini ? 

Bismillah..
Sejatinya tulisan ini saya tujukan untuk diri saya sendiri sebagai bagian dari Muhasabah.

Muhasabah sendiri dasar dari Waro, yakni Kesadaran utuh untuk senantiasa mejaga hati dan jiwa dari dosa. 

Banyak orang menuntut ilmu tapi hanya sampai ke akal, akhirnya hanya menjadi bahan pelajaran, didiskusikan bahkan perdebatan.

Kalau Ilmu sampai ke Jiwa, maka bentuknya akan menjadi amalan, jadi panduan dalam hidup.

Minimal minimalnya,kalo kita singgung sedikit tentang Ilmu Teknis meningkatkan Engagement Facebook,misalnya dengan cara Like dan coment, Kita bisa Like sambil Sholawatan dan Istighfar. Niatnya memang menjaga Silaturhami dan Ukhuwah. Coment juga yang baik baik saja, syukur syukur do'a. 

Sungguh adab yang baik, menjadi pondasi belajar ilmu sehingga menjadi mulia olehnya dan Mendapat Ridho Allah SWT.

Adab menurut bahasa adalah kesopanan, tingkah laku yang baik, kehalusan budi dan tata susila. Adab juga berarti pengajaran dan pendidikan yang baik sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "(Sesungguhnya Allah telah mendidikku dengan adab yang baik dan jadilah pendidikan adabku istimewa)." 

Islam tak hanya menekan pentingnya ilmu. Akhlak mulia juga sangat penting, bahkan lebih penting lagi.

Sabda Rasulullah menegaskan hal itu, " sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia."

Imam Malik bin Anas adalah salah satu ulama besar. Beliau adalah guru dari Imam Syafi`i dan sahabat berdiskusi Imam Abu Hanifa. Semua kejeniusan Imam Malik tidak lepas dari peran ibunya. Ibunya ingin agar Imam Malik menjadi seorang ulama, maka ia mengirimnya untuk belajar di rumah seorang ulama besar bernama Rabi`ah biin Abdurrahman.

Sebelum berangkat ibunya berpesan "pelajarilah adab Syaikh Rabi`ah sebelum belajar ilmu darinya." 

Adab memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam menuntut ilmu , terlihat dari kisah Abdurrahman bin Al-Qasim, salah satu murid Imam Malik. Ia bercerita bahwa "aku mengabdi kepada Imam Malik selama 20 tahun, 2 tahun diantaranya untuk mempelajari ilmu dan 18 tahun untuk mempelajari adab. seandainya saja aku bisa jadikan seluh waktu tersebut untuk mempelajari adab (tentu aku lakukan)."

Begitu pentingnya adab dalam diri seseorang sehingga ulama berkata "belajar satu bab adab lebih baik daripada engkau belajar 70 bab ilmu."

Semoga Kita semakin Ber'adab dan Berilmu, Aamiin 

Semoga bermanfaat
Salam Hangat Penuh Cinta Kasih

Jotrii

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggakan Pesan, Kritik dan saran ya..