Catatan Energi Jotrii

Pada awalnya, tujuan saya Ngeblog hanya untuk menyimpan data,catatan harian, tugas kuliah dan file file lain yang bisa saya ambil di manapun , kapanpun karena saat itu saya belum punya Laptop. Komputer Kantor dan Warnet jadi Andalan saya untuk kerja.

Sekarang, dari Hobi Ngeblogger ini saya bisa dapat penghasilan tambahan. Alhamdulillah.

Kalo Tulisan Tulisan saya ada yang bermanfaat boleh dipraktikan, dibagikan. Kalo nggak ada skip aja. Simple.

Kritik dan saran Hubungi nomor WA 081337950735

Minggu, 01 Maret 2020

Membangun Personal Branding Dengan Story Telling

Membangun Personal Branding Dengan Story Telling

Bismillah,
Halo Teman Teman, Apa kabar ya? 
Semoga semakin Kuat sehat bahagia berkelimpahan,sejahtera dan mulia, Aamiin 

Baik, dalam tulisan ini saya mau sharing tentang 'Membangun Personal Branding' 

Kita sepakati dulu ya bahwa
Selling itu jangka pendek
Branding itu jangka panjang. Titik! 

Bukan hanya dalam kehidupan Off line/ nyata, tapi dalam Kehidupan Online ,khususnya Anda yang sedang Jualan Online dan Membangun Bisnis Online  wajib hukumnya membangun Personal Branding.

Point utama yang perlu dipahami adalah, Nggak ada cara cepat untuk membangun Personal Branding,yang ada adalah Cara Benar Membangun Personal Branding.

Sadar atau tidak,aktifitas Kita di media sosial yang sering Kita posting,baik itu hal ( baca : konten) A maupun B, baik atau buruk, benar atau salah, hepi atau sad (sedih) itu semua bagian dari proses membangun Personal Branding.

Sadar atau tidak,kalayak udah mulai mengenal,menilai dan dan melabeli Anda ,betul? So, hati hati ya.... 

Apa sih Personal Branding? 
Sederhanya, hemat saya ,setelah saya belajar di berbagai pelatihan dan buku, Personal Branding adalah Value atau Nilai yang Anda tanamkan di kalayak. Artinya, apa sih yang akan mereka bicarakan tentang kita saat kita nggak  ada sama mereka? atau, mereka mengenal Kita sebagai apa dan siapa. Paham ya? 

Contoh kasus,pernah nggak ada cabuy atau calon buyer Anda yang lupa dengan nama Anda,tapi ingat dengan produk bisnis Anda.

"Aku mau beli Produk Detoksifikasi Racun Dalam Tubuh Yang namanya Kino Takara ke ibu... ibu siapa tuh yang Cerewet tapi baik hati dan humori?" 

Pernah? atau sering? 

Kira kira, kenapa Ibu Penjual tersebut dikenal Cerewet tapi Baik Hati dan Humoris? Ya, karena Ibu Itu Cerita. Cerita nyrocos gak karuan,tapi ada humornya,ada pesan inti yang tersampaikan. Kalo Kita bedah, pasti ada Cara dan Pola Ceritanya ( Story Telling) Betul?

Lalu, Bagaimana Cara Membangun Personal Branding dengan Story Telling? 


Kita kupas dulu Tentang Apa Itu Story Telling. Story Telling ini Bukan Bahasa Madura loh ya,he he..Tapi Bahasa Inggris.

Ya, Story Telling adalah Teknik Bercerita atau Mendongen yang Membingkai Sebuah Promosi. Story Telling ini diharapkan bisa Menyelipkan Kata atau Pesan yang Mudah dimengerti oleh Pembaca ( Baca : Target Market) 

Renyah..Asyik..Membius...Bikin Ketagihan dan Maknyus deh pokoknya...he he


Konsep dari Story Telling memang cerita yang kebanyakan diambil dari cerita si Penulis itu sendiri.

Sadar atau Tidak,hampir seluruh Kitab Suci, sebagian besar isinya adalah Cerita. Betul? 

Sadar atau tidak, bahwa cara terbaik ,termudah ,komunikasi efektif untuk mempengaruhi Audiance/ Pembaca/Pendengar/ Calon Buyer adalah dengan Bercerita.

Otak bawah sadar Kita,sangat mudah diTembus oleh cerita.

Perhatikan bagaimana anak anak Kita ,betapa semangat dan bersinar sinar matanya saat Kita ceritakan tentang Kisah super hero, nabi, fabel,dongeng binatang dan lain lain dan kemudian mereka memodeling,seolah olah mereka adalah tokoh dalam cerita tersebut. Betul kan? 

Saya rasa Anda juga bisa lebih dalam menghayati cerita cerita Spiritual yang disampaikan oleh Tokoh Agama,apalagi Tokoh Agama yang emang Anda sukai,pasti Anda sangat mudah dipengaruhi alias Just Follow  aja deh.. he he.. betul apa betul? 

Maka, benarlah Kata peribahasa Tak Kenal Maka Tak Sayang dalam Konsep Story Telling ini,artinya...Makin kenal,makin sayang. Kalo udah sayang, produk apapun pasti dibeli,bahkan lagi gak niat jualan aja dikirain Jualan. Hm, padahal Orang itu ,lebih tepatnya Si Otak Kita ini sangat resistence, Gak mau banget dijualin,tapi Kok suka beli beli ya? kan Aneh! 

Terus,Kita cerita tentang apa Mas Jotrii? 

Cerita itu harus menonjolkan Value dibandingkan Perusahaan atau Karya senjenis dilapangan. Sebab, dengan Value yang menonjol maka Reputasi sebagai Pebisnis si Penulis pun akan Semakin Melekat. Paham?

Tunggu tunggu! 
Sampai sini pasti ada yang Protes,ada yang nyaut

"Mas Jotrii, aku bisa apa? aku nggak punya hal yang menonjol untuk diceritakan!" 
STOP! 
Jangan sampai Anda berfikir seperti itu kecuali Anda memang nggak mau berubah dan siap untuk Punah. Sadis! he he..

Ingat! 
Manusia itu sebaik baik ciptaan. 

Kita semua pada dasarnya dilahirkan sangat unik. Kita memiliki kisah dan cerita yang berbeda beda satu sama lainya.

Nggak usah minder !
Nggak usah khawatir ! 
Nggak Usah Malu! 
Pede aja lagi....

Nggak perlu jadi orang lain untuk menyajikan cerita. Jadilah diri sendiri. Presentasikan karakter Anda dalam cerita, meski demikian tetap sesuaikan dengan Target Market Anda Ya.

Baiklah, terakhir Pertanyaan sekaligus Tugas saya untuk Anda Tulislah 30 Story Telling Pertama yang akan Anda Posting dalam Waktu 30 Hari Pertama!? Siap?

Mau belajar lebih dalam lagi mengenai Story Telling, Covet Selling, Hard Selling, Copywriting? 

Baca selengkapnya di sini www.padepokanbisnisonline.com

Semoga Bermanfaat Ya
Salam Hangat Penuh Cinta Kasih
Jotrii

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggakan Pesan, Kritik dan saran ya..