Catatan Energi Jotrii

Pada awalnya, tujuan saya Ngeblog hanya untuk menyimpan data,catatan harian, tugas kuliah dan file file lain yang bisa saya ambil di manapun , kapanpun karena saat itu saya belum punya Laptop. Komputer Kantor dan Warnet jadi Andalan saya untuk kerja.

Sekarang, dari Hobi Ngeblogger ini saya bisa dapat penghasilan tambahan. Alhamdulillah.

Kalo Tulisan Tulisan saya ada yang bermanfaat boleh dipraktikan, dibagikan. Kalo nggak ada skip aja. Simple.

Kritik dan saran Hubungi nomor WA 081337950735

Selasa, 10 Maret 2020

Muhasabah Untuk Yang Jualanya Mentok Dan Pelangganya Kabur Nggak Beli Produk Kepada Anda Lagi

“PRICE IS WHAT YOU PAY. VALUE IS WHAT YOU GET” -Warren Buffet

Bismillah...
Hari ke sekian, saya lagi fokus belajar tentang Brand dalam hal ini Personal Brand

Om Bik, Guru Kami, seorang Pakar Branding lebih dari 50 tahun menegaskan bahwa "Branding itu Jangka Pajang dan SELLING itu jangka pendek"

Saya ini yang masih bayi, butuh waktu dan proses serta pengalaman terjun plus berfikir mendalam untuk bisa memahami Pesan Om Bik di atas.

Lain waktu aja bahas ini,

Sekarang, Kita kembali dulu ke Quote Warent Buffet di atas deh.

Saya Kutip aja Catatan alias Tulisan Om Bik.

Quote dari Warren Buffet ini jelas sedang ngabahas Brand. Dia tidak sedang membahas PRODUK atau SOLUSI. 
Karena kalau dia bahas produk atau solusi maka bunyinya jadi begini “PRICE IS WHAT YOU PAY, PRODUK/SOLUTION IS WHAT YOU GET”

Seorang investor menghitung Value bukan nilai transaksinya.

Jutaan orang belum tau bahwa VALUE diatas segalanya. Diatas fisik produk bahkan diatas kebutuhan. Butuh gak butuh dibeli karena VALUEnya. Meskipun harganya diatas nilai fisiknya.

Contohnya selembar uang 100 dolar Amrik. Hpp uang kertas sak mencetaknya mungkin sekitar seribu rupiah. Tapi kalau kita beli, nilai tukarnya 14 ribu. Kita bersedia membayar selisih 13 ribu karena valuenya.

Sama denga jam Rolex. Hpp produksi sebuah jam tangan Rolex mungkin hanya 20 juta saja. Tapi konsumen bersedia membayar 250 juta utk sebuat model Daytona. Konsumen bersedia membayar intrisigh value yang 230 juta.

Buat para praktisi yg ngajar Brand tolong dicatat “VALUE DIATAS NEED”. PRODUK gak harus merupakan SOLUSI dari MASALAH yg dihadapi konsumen.

Paham?

Kalau kalian gak paham saya paham

Bener bener Tajam.
Makasih Om Bik.

Ngomong Ngomong, Anda sudah memutukan Belajar Online bersama Kami? 

Masih Mikir Harga ( Investasinya) atau Value yang akan Anda Dapat dan Rasakan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggakan Pesan, Kritik dan saran ya..